Lalu sampailah aq pada diskusi kecil dalam perjalanan pulang. Yang malam itu bagi-q terasa paaannjaannngggg………
“Mas, aq gak bisa bayangkan perasaan seorang istri, ibu, yang dapat hadiah paling buruk di hari ulang tahunnya…. ” aq membuka keheningan dalam mobil kami. Suami-q sangat diam malam itu.
” Aq gak tau yahh. Gak bisa komen……. Susah jadi laki-laki…… Jujur salah, gak jujur juga salah……. ” jawabannya membuat aq kaget.
” Loh, maksudnya apa??? ” aq mulai meninggi.
” Dik, jatuh cinta lagi itu suatu hal yang kompleks…….. Kadang-kadang kita bisa menghindar……. Tapi pada beberapa orang mereka gak mampu untuk menghindar….Saat itu, apa yang harus dilakukan? Berbohong? Berterus terang? Semuanya menyakitkan….. ” suami-q menjelaskan dengan hati-hati. Dia meneruskan, ” Siapapun, kapanpun, bisa jatuh cinta lagi……… Tapi hal ini harus dihadapi, kan? Masalahnya, setiap orang punya kemampuan dan cara yang berbeda dalam menghadapinya. Misalnya, ada yang sekuat tenaga menolak, menghindar dan menjauh. Tapi ada juga yang gak bisa menolak, gak bisa menghindar dan malah mendekat…..”
Dada-q makin sesak. Siapapun bisa jatuh cinta lagi. Betul. Kapanpun. Tepat. Aq menggeleng, ” Jadi, kita juga bisa???? ” aq putus asa.
Suami-q tersenyum, ” Mudah-mudahan Allah melindungi kita dan melindungi keluarga kita…… “
” Apa mas juga berniat poligami??? ” aq mulai merajuk. Harus tanya sekarang dunk! Mumpung aq masih muda kan??? Mumpung masih langsing dan masih bisa dandan cantikkk……. Weee narsisnya kumattt…… Jadi masih bisa jaga-jaga-laahhhh…………
” Hahaha…….. Duuhh satu aja udah repot gini kok mau ditambahin lagi, to….. ” baru kami tertawa berdua. Cair. But, however apapun yang kelak terjadi diantara kami berdua, itu masih rahasia Allah. Bukankah hidup memang penuh kejutan? Walopun aq gak pernah ingin suatu hari akan terkejut-kejut terutama di hari ulang tahun-q. Jangan sampe!
Ketakutan? Jangan. Gak perlu takut untuk apapun. Cinta adalah karunia dan nikmat Allah. Suatu saat Allah bisa menariknya kembali. Tapi bila itu terjadi, air mata hanya punya sedikit manfaat : melonggarkan himpitan di dada. Itu saja. Lainnya, manusia harus jatuh bangun sendiri untuk menguatkan pundaknya. So, gak perlu menghujat siapapun. Strong and taft untuk berdiri. Likes my best friend, she didn’t want to diforce because she’s sure that someday that love will be comeback again to her…. Penuh dan takkan berongga lagi, seperti hari ini……
For my “more than just a friend” : Kau sangat mulia, mbak……….









32 tanggapan so far ↓
andyleau // Mei 17, 2009 pada 6:05 am
hy……………….
JONK // Mei 18, 2009 pada 6:09 am
wadoh, nyatain mau berpoligami pas Ultah , kasina sekali mba,semoga temennya tabah deh
Nietha // Mei 18, 2009 pada 6:32 am
mo nangis deh baca ceritanya.. tega banget sang suami..
kalau aku mungkin udah ga sanggup berdiri.
salut buat sahabatnya ya mbak
afwan auliyar // Mei 18, 2009 pada 7:14 am
keknya suami mbak berpandangan bijak sekali ..
nggak semua org berpikiran begitu mbak
langit byru // Mei 18, 2009 pada 7:41 am
POLIGAMI…
bahkan buat saya yang laki2 saja sudah mengerikan
fan // Mei 18, 2009 pada 8:04 am
aku lebih baik pisah deh kalo punya suami mo poligami. hiks….lho? kok jadi sedih seh?
attayaya // Mei 18, 2009 pada 9:06 am
wadoooooooooow jangan deh
Rudy // Mei 18, 2009 pada 12:15 pm
Poligami???
Buat apa sih???
Kalo emang sudah cinta ama 1 orang ngapain harus jatuh cinta lagi, bukannya itu adalah suatu pengkhianatan???
Jujur aku pribadi nggak setuju dengan Poligami, bayangkan aja kalo misalnya Si Istri yang minta kawin lagi, setuju nggak si Suami???
edylaw // Mei 18, 2009 pada 1:48 pm
Terkadang kebosanan dalam hubungan intim pasutri bisa mengakibatkan munculnya PIL/WIL. Ujung2nya pasti “poligami”
tapi gak semua laki2 yg punya pikiran poligami kok
salam kenal
sheinastya putri // Mei 19, 2009 pada 5:28 am
i knew this before…
kalo aku walaupun poligami ada di Al-Quran menurutku tetep aja itu gak adil buat perempuan…poligami baru bisa dianggep ‘adil’ jika diperbolehkan adanya poliandri, how2???
menurutku laki2 yg poligami itu adalah laki2 penuh ‘nafsu’ krn manusia gak akan pernah bisa seadil Rasulullah bahkan Allah…
so bullshit itu poligami..
(ni juga diamini cowokq)
kalo aku mending saat itu juga aku bilang ‘ceraikan aku’
i’m not the woman who can be strong or tough when i know my husband will doing the crazy thing
Mr Bien // Mei 22, 2009 pada 9:06 am
Hikshiks hiks.. pasrah tapi tak rela..
Hari gini poligami sory banget
ani // Mei 22, 2009 pada 12:42 pm
Gimana ya?…
Gusti Dana // Mei 22, 2009 pada 11:49 pm
Lagi mampir mbak Ika..:-)
Entah kenapa masalah poligami menjadi tren ya mbak..??.Sampai-sampai saya teringat dengan sinetron “Inayah” yg sering ditonton istri saya.
Salam hangat dan persahabatan selalu:-)
Ika // Mei 23, 2009 pada 8:20 am
@andyleau
hiiiyyyyyy………..
@JONK
aq-pun berharap demikian……….
@Nietha
harus bisa berdiri tegak apapun yang terjadi,mbak…..
@afwan auliyar
alhamdullillah……… smoga selamanya begitu
@langit byru
berarti anda adalah lelaki yang baik…….
@fan
mudah-mudahan mbak gak akan punya suami yang berpoligami yah…….. so do I
@attayaya
yup! jangan sampe………
@Rudy
kalo kamu gimana, setuju enggak yah???
@edylaw
tul!!! harus dievaluasi, supaya gak terjadi kebosanan…….. gitu kan?
@sheinastya putri
sistha, dalam hidup ni banyak pilihan yang bisa qta ambil…… ceraikan saja, adalah satu pilihan yang mungkin bisa membuat lega diri qta sendiri…. menerima dan berusaha berbesar hati, mungkin pilihan yang sangat tidak populer dan juga tidak mudah sekaligus menyakitkan…….. tapi mungkin seseorang memilih yang “menyakitkan” itu dengan berbagai alasan, misalnya dia lakukan itu demi anaknya…….. but, however everybody knows about their choice……. because each item has some risk…. ok, sistha, semua ini jadi pelajaran berharga bwat qta, bahwa cinta sejati tak bisa diukur dengan kata-kata…… harus ada pembuktian dan itu juga butuh pengorbanan…. duuuu jadi shakespare niiiii…………
@Mr. Bien
say no to poligami, guys!
@ani
?????
@Gusti Dana
penggemar Inayah niii istrinya mas Gusti??? btw, duuu potonya si kecil lucu bangettt….
arif // Mei 26, 2009 pada 10:52 am
sekarang lah saat nya mengatakan cinta, kapan lagi
ciwir // Mei 28, 2009 pada 3:32 pm
kapan ya? sekarang aja dech
I Love U
InDi // Mei 31, 2009 pada 9:57 am
Hi, kak…
Lam kenal iaa.. Still need to learn a lot… Hehehe
Mmpir iaa,,kak… Biar bisa byak ksih saran bru..
http://diary-indi.blogspot.com
Wui kaciand banget iaa,,kak???
Bayangin cowokQuwh ma cewek lain ajaa bisa panas ne kepala,,apalagi suami?? Hehehe,, nak es em peh…
Huh… ga stuju poligambyong.. hehehe..
Mga2 jaaa ntar pangeranquwh ga gitu..
hehehe
Ika // Juni 1, 2009 pada 3:36 am
@arif
ya……. bilang dunk sama orang terdekat kamu, guys…….
@ciwir
nice to meet you too………..
Ivana // Juni 1, 2009 pada 6:36 pm
hihihi…nyaris dipoligami niyee
ucie06 // Juni 2, 2009 pada 4:03 am
Hmmm…penulis dan subject postingan ini , sungguh bnar2 strong women..
Fahmi // Juni 2, 2009 pada 6:06 pm
slamat..anda dapat award dri saya…..bisa diambil di blogku http://www.thewavemaker.wordpress.com
INDAH REPHI // Juni 6, 2009 pada 3:23 am
aku anti poligamii mbaaakk…soalnyaa…aku ga mau berbagi dengan wanita laiinn… huuhuu
aku ga mudik ko mbak.. cuman waktunya bwt blogwalking ilaaannng
phiy // Juni 7, 2009 pada 12:13 pm
hihi, postinganku yang sekarang ni juga tentang poligami. padahal skarang yang lagi tren kan tentang manohara sama bu prita. ga nyambung blass
bunda ayra // Juni 9, 2009 pada 7:13 am
huwah…kalo aku dah menangis tersedu2 tuh, gak relaaaaa…huhuhu…hebat banget ya temennya mbak, bisa setegar itu *salut* tapi emang bener si, kita gak akan tau apa yang terjadi di hidup kita nantinya, bahkan satu detik yang akan datang pun kita gak tau…hm, semoga kita selalu bisa pasrah dan ikhlas dengan ketentuanNya…
dewi // Juni 10, 2009 pada 1:55 am
hmmm……iyaaa…aku pun juga berharap satu untuk selamanya….ketaktan selalu ada palagibt yang lom maried kayk ak gn….
but, just like some people say….
that love doesn’t ask why…..it speaks fromour heart n never explain….it can come all @ once or whisper from a distance
Ika // Juni 10, 2009 pada 9:57 am
@Ivana
kalo sahabat aq udah gak nyaris lagi mbak… udah kejadian malah…
@ucieO6
mudah-mudahan sahabatq bisa tegar terus slama hidupnya……….
@INDAHREPHI
gak ada seorangpun wanita di dunia ini yang rela berbagi hati, mbak….. btw, karir melesat yahhh sampe gak sempet lagi blogwalking…..hehehe
@phiy
gak nyambung ya gak papa mbak, lha wong bukan cerita bersambung kannnn???? hehehe
@bunda ayra
smoga ketentuanNya gak ada yang menyakitkan bwat qta ya bunda…….
@dewi
I hope you get nice guys to make your life happy…. forever and ever….
aRai // Juni 12, 2009 pada 1:49 pm
poligami?
BOSOK
yanimaniez // Juni 15, 2009 pada 10:36 pm
giilee…tuch suami Mbak…gak punya feel sama sekali…masak pas ultah…gak kasih kado istimewa malah kasih tamparan…
Bobby // Juni 18, 2009 pada 7:27 am
suaminya kejam.. koq minta poligami pas org lg bday ya? hr biasa aja kyk disambar petir, ini hr bday..
suci // Juni 18, 2009 pada 9:55 am
ehm….
yang sabar ya mba…
Tuhan pasti berikan yang terbaik…
salam kenal
Andriana Priyanto // Juni 18, 2009 pada 11:42 pm
Waaaah ga b’rani nerusin baca… karena buntut2nya pasti huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………… nangis dah aq sekencang2nya.
anny // Juni 26, 2009 pada 9:37 am
Duhh kasian yah ika , mudah mudahan lebih ada pertimbangan tuh buat temannya untuk mutusin hal itu