Nim’s Island ( The Dream Come True )

Nim And Alexandra
Nim And Alexandra

 Beberapa bulan yang lalu aq nonton Nim’s Island di Sutos 21. Filmnya khereeeennn bangeth… Setting and view-nya betul-betul ok… Kilas ceritanya gini, ada seorang anak yang tinggal bersama ayahnya di sebuah pulau terpencil. Ibunya dulu juga tinggal bersama mereka tapi akhirnya meninggal karena sebeb yang gak jelas ( abiss aq rada confuse dengan flash back-nya, tu meninggalnya karena dimakan ikan hiu, dibunuh bajak laut ato tenggelam di laut q bingung… ). Ayah Nim adalah seorang peneliti yang suka membuat tulisan ilmiah mengenai aktifitas gunung berapi ( tapi kok tinggalnya di tepi pantai yaahhh??? ). Terus ada seorang penulis fiksi, her name is Alexandra, yang akhirnya tiba-tiba nongol untuk bantuin Nim nyari ayahnya yang menghilang secara misterius saat sedang mencari protozoa di lautan.  Gak masalah seeh dengan alur ceritanya yang rada khayal, karena aq terkesan dengan suasana alamnya yang menurut kisah itu terletak di pedalaman Kalimantan… ( sebelah mana yeeee??? perasaan gak ada deeehhh ) juga terkesan dengan gaya hidup Nim yang gak sekolah tapi cerdas luar biasa karena dia belajar segala sesuatunya dari alam di sekelilingnya… Makanan favorit Nim dan ayahnya adalah tumis cacing tanah!!! Kebayang kaaaannn betapa lezatnyaa??? Tapi sumpah deh mungkin hidup tanpa beban dan keinginan seperti itu adalah dambaanq… Gak perlu repot-repot mikirin hari ini makan apa karena stok cacing tanah masih banyak, gak perlu pusing-pusing mikirin harga elpiji dan sayur mayur yang fluktuatif karena toh kayu bakar selalu tersedia bgitu juga aneka tanaman dan rumput tumbuh segar di sekitar qta hehehe…. Pengen liat terumbu karang ya naik lumba-lumba freee gak pake bayar.. Emang edukasi film ini ya cintailah alam maka alam akan memberi segala yang kau inginkan. Gituu ngkaaalllleeee hehehe….. Selebihnya ya cuma hiasan aja…  

Iklan

2 responses to “Nim’s Island ( The Dream Come True )

  1. Oiii tta,tuh film sebetulnya bagus,mngjrkan bt anak toek belajar mandiri dn brpikir sndri kalo ortu lg sbk ato gk ada dirmh tp yg bikin jelek tuh film ada tokoh fiktif yg ditulis oleh alexandra,tp wooww keren tuh tmptnya……

  2. kayaknya filmnya menarik nihh.. tapi tetep aja saya ngga mungkin bertahan hidup tanpa komputer 🙂 apalagi untuk mencicipi tumis cacing tanah… wah mending jadi vegetarian dehh… he3x.

    thx buat referensi filmnya yaa mba’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s